Bismillahirrahmanirrahim....
Jadi, zaman-zaman aku kecil dulu aku sering lihat makhluk aneh di sekitarku. Mungkin zaman SD ya. Kan waktu dulu itu aku ngaji ya dari habis magrib sampai jam 7 lebih, nah kebetulan orangtuaku lagi pergi entah kemana dan aku sendiri di tinggal di rumah. Ga ada siapapun disana. Jadi karena aku orangnya parno-an, aku putar anime di TV 7 dulu namanya. Lupa anime apaan.
Aku fokus kan ya nonton anime itu, terus tiba-tiba aja ada yang keluar dari dalam tv. Asli gak bohong aku, sampe sekarang masih inget aja itu rupanya. Kepalanya gede, mukanya bintil-bintil banyak jerawat sama bopeng, terus berdarah-darah. Matanya keluar, ada taringnya. Pokoknya serem, gak tau kenapa bisa begitu.
Otomatis aku langsung lari ke luar teriak-teriak kenceng. Nyari orangtua aku. Abisnya panik, bisa gitu keluar dari dalam tv. Kan ga masuk di akal. Tapi disitu aku masih belum sadar, kalau ternyata aku bisa lihat yang gituan. Itu pas aku masih kelas 3-4 deh kalau gak salah..
Terus beberapa saat kemudian, entah besoknya entah kapan (intinya jarak waktu gak jauh dari kejadian tersebut). Di rumah kecium bau asap rokok, bau ketek sama bau telor. Padahal ya, di rumah gak ada yang ngerokok. Gak ada juga yang bau badan, dan gak ada yang masak telor. Dan lebih anehnya lagi semua anggota keluarga nyium bau itu, di ruang tamu doang.
Aneh gak sih?
Waktu SD dulu aku masih inget, zamannya main Jalangkung. Mantra nya juga masih inget aku, dulu temen-temen suka mainin Jalangkung pake jangka/koin. Horror dimainin pas menjelang magrib, dulu menjelang ujian akhir SD biasanya kami pulang magrib. Nah pas itu, eh pada mainin itu. Tapi asli sih tangan jadi berat mainin yang gituan.
Nah, pindah ke zaman SMP-SMA.
Zaman SMP, aku gak terlalu ingat tentang hal gaib apa yang terjadi sih. Zaman itu zamannya masih suka bercanda sama temen, main ke warnet, bikin Friendster. Tau kan Friendster? Anak jadul pasti tau itu wkwkwk
Pindah ke SMA-awal kuliah, dah mulai aneh aneh..
Jadi gini, aku dulu punya tetangga. Orang Batak. Nah kan ortu aku orangnya welcome ke orang, sering bikin acara-acara kecil seru buat warga sekitar. Nah si orang ini tuh gak suka. Dia selalu cari 1001 cara buat cari ribut sama keluarga aku, pernah suatu ketika dia nantangin ayahku by1 berantem. Udah berapa kali kek gitu terus. Sampai RT RW pusing di buatnya (fyi, orang ini sering bikin kericuhan di sekitar warga juga, intinya udah bermasalah).
Dari mulai dia lemparin sampah, ngeluh tentang dinding rumah dempet sama rumah dia lah, lempar bangkai tikus dll ke halaman rumahku. Dan sengajain ngejemur baju ketika ibuku lagi bakar sampah di depan rumah, dengan itu dia ada alasan untuk cari perkara sama keluargaku.
Aku sering mikir, ini tua bangka udah bangkotan. Gak malu sama umur apa ya? Masih aja cari ribut, bukannya tobat. Astaghfirullahaladziim..
Tibalah pada satu moment, nah tumben si orang yang tinggal di sebelah kami itu adem. Tapi darisitu keanehan terjadi. Dulu kakak ku kan baru lahiran ponakan ya, tiba-tiba aja seisi rumah pada sakit. Aku, kakak, ibu dan ponakan. Dan penyebabnya gak jelas meskipun udah cek ke dokter juga, hasilnya nihil. Ibuku sampai masuk rumah sakit, panas dingin. Dan ponakanku sampai ada benjolan di bawah kepalanya waktu dia masih bayi. Pernah aku pegang, aneh. Kek gak lazim gitu bentukannya. Aku dan kakakku juga sial dan apes terus abis itu sakit-sakitan.
Ada terbersit ide, mungkinkah ini perbuatan santet? Ah masa sih santet, zaman gini... udah modernisasi.
Tapi akhirnya waktu itu kita bahas itu, dan sepakat panggil kyai. Pas ditanya eh bener..
Pantesan aja waktu dulu aku selfie pake kamera hp, gak sengaja kefoto kain kafan kebidik di dalam selfie aku. Padahal ya, aku foto bukan pake baju putih. Dan kainnya itu jelas pisan. Ditambah, di rumah aku dulu, aku ngerasa penuh. Kek semacam sesak. Bukan sesak nafas ya tapi sesak suasana, padahal ya cuma kita kita doang dan rumah juga lumayan luas. Dan aku tiap malam liat makhluk gaib di dalam kamar aku sendiri, semacam kuntilanak, pocong, dan berbagai macam makhluk aneh lain di dalam rumah. Bahkan ya kunti-nya tidur bareng aku, sigh...
Pergi dan pulang juga aku ngerasa di buntutin terus, dan kerasanya berat banget. Di motor dan pas mau jalan pun, ya gitu..
Adalagi, ayahku tiba-tiba aja dagu dan bibirnya bengkak kek tiba tiba dalam semalam. Padahal ayah biasa tidur di ruang tamu dulunya. Sedangkan ibu tidur di dalam kamar.
Rumah berasa panas, khususnya di ruang tamu. Hampir tiap hari kami pasang murottal Al-Qur'an.
Ada hal yang aku paling inget, dulu aku sampai hopeless. Cari orang yang bisa bantu nyelesain hal ini. Aku sampai posting tanya ini dan itu dari Facebook. Cari ke forum paranormal. Nah, ketemu satu (yang katanya mau bantuin aku). Aku disitu udah seneng ada yang mau bantu.
Dia masih anak muda sih, mungkin sekitar 35an usianya. Nah dia minta foto aku kalau gak salah, bodohnya, aku kasih foto aku sama orang ini. Terus dia bilang, "nanti kalau ada yang ganggu, aku bantu lindungi kamu". Aku udah percaya aja digituin...
Pas teng.. jam 11 apa 12 malam, aku lupa. Posisi aku kan masih tertidur, tapi tiba-tiba aku tersentak terbangun. Dan tau gak, dari dalam tembok muncul kepala orang itu, ketawa ngakak. Kencang banget di telinga aku "hahahaha" katanya. Aku waktu itu posisi beneran sadar 100%. Langsung aku kontak dia di messenger Facebook. "Kamu datang ke kamar aku?" Dia balas ketawa dan bilang iya, nanti aku besok-besok bakal ngedatangin kamu lagi.
Darisitu aku panik njir. Panik sepanik-paniknya.
Langsung aku bilang ke ortu aku, alhasil aku di omeli abis-abisan. Abis itu kontak kyai, aku disuruh shalat tobat sama baca beberapa surat Al-Qur'an. Ya alhamdulilah, abis itu udah gak ada lagi yang gituan. Orangnya udah aku block.
Dan santetnya masih berlanjut..
Jalan satu-satunya ya pergi dari situ. Dan kami akhirnya pindah. Itu rumah kami jual dengan harga yang, yaudahlah.. mau gimana lagi, ngalah aja yekan.
Setelah kami pindah, udah gak ada yang aneh-aneh lagi sih.
Singkat kata, setelah kejadian itu. Kami sering konsultasi ke kyai dan ustadz, dan setelah semuanya bersih (sisanya tinggal di aku). Katanya masih ada yang tersisa, yang jagain aku katanya kakeknya kakek buyut. Tapi alhamdulillah sekarang udah gak ada yang ngikut lagi.
Ada nih satu hal, pernah kejadian. Dia nakut-nakutin beberapa mantan pacarku dan untungnya kami gak pernah jadi. Karena emang ada tabiat buruk dari mereka.
Dulu sempat ada satu mantanku, di depan aku banget trance. Berkali-kali. Ngeri sih itu.. udah kek orang lain aja waktu aku liat ke dalam matanya.
Ngomong-ngomong, kita kan lagi bahas per-anuan. Alias hal-hal yang di luar nalar. Apakah ada yang pernah punya pengalaman sama denganku?
Aku mau sedikit bahas tentang indigo.
"Anak indigo adalah sebutan untuk anak-anak yang dianggap istimewa karena memiliki kemampuan dan sifat yang berbeda dari teman sebayanya. Mereka juga kerap dianggap memiliki kemampuan layaknya paranormal, seperti dapat membaca pikiran orang lain atau memprediksi masa depan."
Gitu kata di artikel. Apakah waktu dulu kecil aku indigo? Kata ustadz, indigo adalah semacam gangguan jin. Aku udah pernah riset beberapa fakta. Yuk nanti kita cek dari beberapa sisi:
1. Menurut ilmu psikologi
Anak indigo menurut studi sih katanya dianggep semacam fenomena yang berkaitan sama anak ADHD atau punya autisme. Dikatakan juga disana, kalau anak-anak ini punya pengalaman ESP (Extra Sensory Perception, terdiri dari apparitional phenomena, precognition, dan postcognition). Lebih condong ke orang-orang yang punya kemampuan empati dan sensitif luar biasa terhadap dirinya sendiri atau sekitarnya. Mereka itu punya bakat diluar nalar, kreatif, cerdas nya dan energy nya warbyasah besar! Tapi ada juga negatif nya sih, gampang ngambek dan keras kepala (kata orang Sunda sih babatok). Aku punya sih beberapa teman yang model gini dulu, ngeselin banget rasanyaaa. Jenis anak yang begini, sering dikaitin banyak orang kek anak bandel suka ngereog (kek kucing).
"Dilansir dari iflscience, menurut Nancy Ann Tape, asal muasal konsep indigo itu juga berasal dari orang yang mengklaim dirinya sinestesia. Mereka adalah sekelompok individu yang sangat berkembang, yang menampakkan ciri-ciri psikologis tertentu sebagai tanda atas kemampuannya diatas normal.
Sinestesia sendiri adalah persepsi kognitif (silang) dari indera terhadap rangsangan motorik yang tidak seharusnya. Contohnya ketika seseorang bisa melihat warna berbeda secara visual ketika mendengarkan musik, atau anak yang (bisa) melihat warna pada angka atau huruf yang dia baca. "
Ciri-ciri anak indigo, diantara memiliki
-intuisi yang kuat, cerdas
-kreativitas yang tinggi
-mendambakan persahabatan, bisa menjalin ikatan dengan hewan dan tumbuhan
-mudah bosan
-karakter keras kepala, mandiri
-kedewasaan spiritual yang lebih bahkan dari gurunya
-Tidak mudah merasa bersalah, tidak mudah takut dan susah dimanipulasi
-penuh semangat dan penuh pertanyaan
-kebiasaan susah tidur
Dua tanda berlawanan yang bisa jadi muncul pada diri anak indigo:
-Pribadi rapuh dan tertutup, dilain sisi bisa sangat agresif
-Punya waham kebesaran (delusi keagungan), meskipun ada -yang suka merendahkan diri.
-Mudah depresi tapi di lain sisi mereka merasa penting untuk masa depan dunia (sumber)
2. Menurut ilmu pseudoscience
"Dalam konsep New Age Pseudoscientific, anak indigo merupakan anak-anak yang diyakini memiliki kemampuan khusus, tidak biasa, dan kadang mengandung sifat supranatural. Secara khusus, anak indigo adalah anak yang memiliki aura berwarna nila atau indigo.
Beberapa pakar dunia juga menyebut anak indigo, seperti yang dikemukakan pertama kali oleh mistikus Amerika, yaitu Edgar Cayce (1877-1945), mampu melihat aura orang lain. Ia mengatakan bahwa kelompok-kelompok individu yang luar biasa dan amat mengagumkan akan mulai turun bereinkarnasi ke bumi selambat-lambatnya pada abad ke-20 dan seterusnya. Edgar mengatakan bahwa mereka akan datang dengan sebutan Anak-anak Indigo.
Ahli metafisika dunia, Phil Gruber, menyatakan bahwa anak indigo merupakan masa depan kita. Dan mereka (anak-anak indigo) berada di sini cuma untuk membantu mengantar kita menuju Zaman Keemasan, ketika kasih akan mengalahkan rasa takut dan kesadaran akan mengalahkan kegelapan batin.
Adapun James Twyman, pakar spiritual dunia dan penulis buku-buku best seller spiritual dari Amerika Serikat, menerangkan bahwa anak-anak indigo membawa pesan tentang masa yang telah ditunggu-tunggu dan siap untuk mengubah dunia ini menjadi dunia yang dilandasi oleh hukum kasih.
Elizabeth Green, pengarang dan dosen mata kuliah pendidikan anak di Inggris, mengatakan anak indigo adalah mereka yang memiliki dasar spiritual yang sangat tinggi. Tidak religius, tetapi spiritual. Anak indigo juga mempunyai perasaan yang dapat mengetahui adanya kekuatan yang lebih tinggi.
Pun Neale Donald Walsch, pakar dan penulis buku-buku spiritual Amerika, mengatakan, "Anak-anak indigo adalah anak-anak yang kesadarannya berkembang secara dramatis mengenai semua hal yang ada di sekitar mereka, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan."
Pseudoscience alias Ilmu semu adalah sebuah ilmu pengetahuan, metodologi, keyakinan, atau praktik yang dianggap sebagai ilmiah tetapi tidak mengikuti ataupun tidak sesuai dengan metode ilmiah.
Nih ada contohnya.
3. Menurut pandangan Islam
Dapet beberapa copas nih aku, yuk kita pantau!
"Disebutkan dalam Al-Quran bahwa pada prinsipnya tak ada manusia atau makhluk lainnya (jin) yang bisa mengakses apalagi mengetahui secara detail tentang hal-hal atau perkara ghaib.
Allah SWT berfirman:
“(Dialah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu”. (Q.S. Al-Jin:26)
Indigo bisa bersifat Karunia, Ditandai dengan Orientasi Tauhidullah
Kemampuan Indigo dikaruniakan hanya kepada hamba-hamba Allah yang shaleh dan mereka membuat orang atau manusia lainnya semakin bertauhid dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Seperti terjadi pada Nabi Khidir AS yang memperoleh pengetahuan (seperti ilham atau intuisi) dari Allah tanpa proses belajar seperti manusia umumnya.
“Maka mereka berdua (Nabi Musa dan pembantunya) mendapatkan seorang hamba dari hamba-hamba Kami (yaitu nabi khidir), yang telah Kami anugrahi rohmat dan telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami". (QS. Al-Kahfi: 65)
Jika ada anak memiliki kemampuan Indigo, maka itu bagian dari ujian bagi anak dan orangtuanya. Jika salah menyikapinya, bisa membahayakan aqidah.
Indigo bisa menjadi jalan bagi setan untuk merusak Aqidah Manusia.
“Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga; ia menanggalkan pakaiannya dari keduanya untuk memperlihatkan –kepada keduanya–‘ auratnya. Sesungguhnya, ia (iblis/setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya, Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Al-A’raf: 27)." "
Nanti pas ada ide lagi, aku tambahin yaaaa lagi males gali gali hahahaha
No comments:
Post a Comment